Kurikulum

Dasar Pemikiran

Situasi global saat ini membawa perubahan yang sangat besar dalam kehidupan manusia, dimana percepatan perubahan terjadi di segala sektor , termasuk dunia kerja. Kebutuhan pasar kerja di Era Global ini menuntut kopetensi yang tinggi dan relefa agar dapat menghadapi tantangan dan peluang kehidupan yang semakin kompleks di abad XXI ini dan siap bersaing di Era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Setelah Pemerintah RI melakukan perjanjian dan komitmen Global (AFTA, WTO, GATTS) dunia semakin mencair dalam berhubungan dan berinteraksi. Berbagai parameter kualitas dipasang untuk  menstandarkan mutu lulusan di berbagai belahan bumi. Berbagai kesepakatan dan kesepahaman antar negara-negara Asean mulai ditetapkan. Roatmap (peta pengembangan mobilita) bebas tenaga kerja profesional antar negara di Asean telah dibentangkan. Seiring dengan perkembangan Roatmap tersebut Pemerintah melakukan harmonisasi berbagai peraturan dan sistem untuk memperkuat institusi pengembang SDM.

Pada tahun 2010 mulai disepakati Mutual Rekopnition Agreement (MRA) untuk berbagai profesi. Atas dasar prinsip kesetaraan mutu serta kesepahaman tentang kualifikasi dari berbagai bidang pekerjaan dan profesi di Era Global maka diperlukanlah sebuah parameter kualifikasi secara Internasional dari lulusan pendidikan di Indonesia.

Melalui peraturan Presiden RI Nomor 8 tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia dorongan dan dukungan untuk mengembangkan sebuah ukuran kualifikasi lulusan pendidikan di Indonesia dalam bentuk sebuah Kerangka Kualifikasi yang dikenal dengan nama KKNI menjadi tonggak sejarah baru bagi dunia pendidikan di Indonesia agar menghasilkann sumber daya manusia berkualitas.